Manusia dan kebudayaan
merupakan dua pernyataan yang bisa dikatakan memiliki arti yang pasti berbeda.
Namun kalau kita lihat dan kita ulas antara manusia dan kebudayaan pasti
memiliki suatu keterikatan. Dalam tugas IBD ini saya akan mencoba untuk
mengulas perbedaan dan keterikatan tersebut.
Manusia memiliki arti dari
masing-masing istilah, yaitu dari istilah biologis, rohani, dan kebudayaan. Dan
dari istilah-istilah itu saya mengambil kesimpulan bahwa manusia merupakan
makhluk ciptaan Allah yang memiliki drajat tertinggi dibandingkan mahkluk
apapun. Kebudayaan yang saya terima dari semua arti merupakan
suatu kebiasaan yang dimiliki oleh setiap daerah atau juga suatu kebiasaan yang
tidak dapat dirubah.
Tetapi dari arti tersebut kita
juga bisa melihat bahwa antara manusia dan kebudayaan memiliki suatu
keterikatan.
Contoh :
1. Pada saat dalam satu keluarga ada yang berulang
tahun, ada kebudayaan didalam keluarga itu untuk memberi kado atau kejutan
terhadap yang berulang tahun.
2. Dalam daerah tertentu, masih ada yang sering
melalukan suatu upacara pada acara tertentu. Dalam suatu daerah tersebut
terkadang terdapat suku-suku yang tidak menghilangkan adat-istiadat yang telah
mereka dapatkan dari nenek moyang mereka.
3. Setiap manusia juga memiliki suatu kebiasaan.
contoh dia bangun jam brapa dan apa yang sering dia lakukan. Tanpa disadari
kebiasaan tersebut juga bisa kita artikan sebagai kebudayaan yang melekan pada
diri kita pribadi.
Dari tiga contoh yang saya
tuliskan bisa kita ambil kesimpulan bahwa manusia memang tidak bisa lepas dari
unsur suatu kebudayaan. Karena pada dasarnya manusia juga bisa terbentuk dalam
suatu kepribadian karena adanya suatu kebudayaan. Bisa kita bayangkan kalau
manusia hidup tanpa adanya suatu kebudayaan pasti tidak ada aturan atau panutan
untuk manusia itu hidup.
Coba kita ulas sedikit
mengenai budaya barat dan juga budaya timur.
tentunya kita tahu akhir-akhir ini budaya barat sangat gencar masuk ke
Indonesia. Hal itu menyebabkan hilangnya budaya yang dimiliki oleh Indonesia
sedikit demi sedikit menghilang, bahkan tidak dihiraukan lagi oleh para
masyarakat. Bahkan dengan acuhnya para masyarakat sudah beberapa dari
kebudayaan kita yang diambil bahkan dihakciptakan oleh Negara lain. Sebenarnya
itu merupakan kelalaian dari para masyarakat Indonesia sendiri yang tidak
menghiraukan apa yang telah kita miliki akan tetapi malah meninggikan
budaya-budaya luar.
Setelah saya membaca beberapa
artikel mengenai dampak budaya barat, sebenarnya tidak semua budaya barat yang
masuk ke Indonesia membawa pengaruh buruk atau negative terhadap pertumbuhan
masyarakan. Semua itu tergantung bagaimana kita mengolah hal yang baik menjadi
lebih baik dan yang buruk menjadi baik.
Sebenarnya budaya barat bisa
kita jadikan sebagai pacuan, kita bisa melihat mengapa mereka bisa memajukan
teknologi? lantas mengapa kita tidak bisa? mengapa mereka bisa menjadi Negara yg
maju? kenapa kita tidak bisa? masih banyak hal yang bisa kita jadikan pacuan.
Karena itulah sebenarnya
manusia harus bisa menjaga dan melestarikan kebudayaan yang mereka miliki.
Karena kebudayaan merupakan suatu kekayaan yang dimiliki oleh setiap manusia.
Jangan hanya bisa melihat budaya dari luar. Karena pada dasarnya budaya yang
kita miliki lebih banyak dan lebih banyak memiliki kreatifitas seni yang
tinggi. Jangan menyesal bila kebudayaan kita lama kelamaan akan habis
dikarenakan banyak di akui oleh negara lain, karena secara tidak sengaja kita
lah yang secara tidak langsung membuang kebudayaan yang kita miliki karena
terlalu terpaku oleh kebudayaan dari luar.